English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Champions League Quarter Final, First Leg Match

Starting Eleven of AC Milan on March 28, 2012: 32-Abbiati, 13-Nesta, 25-Bonera, 11-Ibrahimovic, 23-Ambrosini, 10-Seedorf, 22-Nocerino, 27-Prince Boateng, 5-Mexes, 77-Antonini, 70-Robinho

Champions League Round of 16 First Leg Match

Starting Eleven of AC Milan on February 15, 2012: 32-Abbiati, 33-Thiago Silva, 11-Ibrahimovic, 4-van Bommel, 5-Mexes, 10-Seedorf, 27-Prince Boateng, 22-Nocerino, 20-Abate, 77-Antonini, 70-Robinho

AC Milan Won Italian Serie-A League 2010-2011

18 kali: 1901; 1906; 1907; 1950-51; 1954-55; 1956-57; 1958-59; 1961-62; 1967-68; 1978-79; 1987-88; 1991-92; 1992-93; 1993-94; 1995-96; 1998-99; 2003-2004; 2010-2011

AC Milan Won Super Coppa Italia 2010-2011

6 kali: 1988; 1992; 1993; 1994; 2004; 2011

AC Milan Won Champions League 2005-2006

7 kali: 1962-63; 1968-69; 1988-89; 1989-90; 1993-94; 2002-03; 2006-07

AC Milan Won UEFA Super Cup 2005-2006

5 kali: 1989; 1990; 1994; 2003; 2007

AC Milan Won World Club Cup Championship 2005-2006

4 kali:1969; 1989; 1990; 2007

San Siro Stadium In The Evening

-Built in: 1926 _________________________________________________ -Last reconstruction: 2008 ________________________________________ -Capacity: 80.074 _______________________________________________

Zlatan Ibrahimovic in 2011-2012

28 Goals and 6 Assists in 32 Matches in Seri-A Italia _____________________ 5 Goals and 4 Assists in 8 Matches in Champions League ________________ 1 Goals in 3 Matches in Coppa Italia _________________________________

Tampilkan postingan dengan label Italian League. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Italian League. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 April 2012

Saatnya kembali Ke Puncak Klasmen

AC Milan harus rela posisi mereka di puncak klasmen digusur Juventus, karena dalam beberapa pertandingan terakhir penampilan anak asuh Max Allegri tersebut kerap kehilangan poin penuh. Il Rossonerri kini terpaut satu angka dengan Juventus, dan di 6 laga sisa Milan harus berjuang agar scudetto tetap dalam genggaman mereka.

Pekan lalu Liga Italia seri-A menunda semua pertandingan pada giornata 33 karena meninggalnya pemain Livorno, Piermario Morosini ketika bermain melawan Pescara di ajang Seri-B akibat serangan jantung. Kini pertandingan tersebut akan dimainkan pada pertengahan pekan ini di hari Rabu dan Kamis.

Pada giornata 34 kali ini Milan akan menjamu Bologna di San Siro. Masa "istirahat" selama sepekan tersebut tentunya sangat berguna bagi para pemain Milan yang kelelahan dan bagi pemain yang cedera untuk bisa memulihkan keadaannya. Beberapa pemain yang cedera, sudah kembali berlatih. Abate, van Bommel, Ambrosini sudah siap bermain pada pertandingan ini, sementara Thiago Silva, Kevin-Prince Boateng, dan Alexandre Pato kondisinya semakin membaik dan kemungkinan sudah disiapkan dalam pertandingan tunda di pertengahan pekan melawan Genoa.

Pada pertandingan kali ini dan 5 pertandingan sisa, Milan harus bisa meraup poin penuh karena selisih satu poin dengan Juventus, tidak bisa dianggap remeh dan Milan harus secepatnya kembali berada di puncak klasmen sampai akhir kompetisi.

Perkiraan Line-up:
Formasi 4-3-1-2: Abbiati; Abate,Nesta, Yepes, Antonini; Nocerino,van Bommel, Muntari; Seedorf; Ibrahimovic, Robinho.
Cadangan: Amelia, Mexes, Bonera, Gattuso, Maxi Lopez, Cassano, El Shaarawy.
Cedera: Pemain Cedera

Rabu, 11 April 2012

Kemenangan Krusial Melawan Chievo

Bermain di stadion Marc Antoni Bentegodi, Selasa (10/4) waktu setempat bukan pertandingan yang mudah bagi Milan. Mereka harus berjuang keras untuk bisa meraih tiga poin. Tanpa diperkuat beberapa pemain andalan mereka karena banyak yang mengalami cedera, tim besutan Max Allegri ini patut berterima kasih pada Muntari yang mencetak gol kemenangan timnya. Mendapat umpan dari Robinho, Muntari melepaskan tendangan keras dengan kaki kirinya dari luar kotak penalti. Stefano Sorrentino gagal mengamankan tendangan tersebut dan Rossoneri pun unggul saat pertandingan baru berjalan 11 menit. Setelah itu Milan tidak banyak mengancam gawang lawan dan terkesan bermain terlalu hati-hati. Itu mungkin karena beberapa pemain seperti Alessandro Nesta belum pulih benar dari cedera.

Sedangkan Gennaro Gattuso kembali menjadi starter setelah sempat absen sejak September lalu. Sementara Mattia De Sciglio melakukan debutnya dengan menempati posisi bek kanan. Chievo sempat beberapa kali mendapat peluang tapi tak ada yang berbuah gol meski mereka tampil cukup baik sepanjang pertandingan. Cyril Thereau nyaris saja mencetak gol di babak pertama tapi sundulannya masih bisa diselamatkan Christian Abbiati. Milan juga mendapat peluang melalui Robinho dan Zlatan Ibrahimovic tapi tak ada yang berbuah gol. Skor tidak berubah sampai akhir pertandingan dan dengan hasil ini Milan untuk sementara menggusur Juve dari puncak klasemen dengan keunggulan dua poin.

Juve sendiri baru akan bertanding hari ini menghadapi Lazio. Dengan persaingan yang makin ketat, Milan mendapat tambahan semangat dengan sudah pulihnya Antonio Cassano. Walaupun Allegri masih belum menurunkannya, tapi kehadiran Cassano diharapkan bisa membuat rekan setimnya tampil lebih semangat lagi.


Susunan pemain Milan (4-3-1-2): Abbiati; De Sciglio, Nesta,Yepes, Zambrotta; Gattuso (El Shaarawy 62'), Muntari, Nocerino; Seedorf: (Strasser 88'); Ibrahimovic, Robinho (Emanuelson 68')
Cadangan: Amelia, Mexes,Maxi Lopez, Cassano
Kartu kuning: Muntari, Zambrotta

Sabtu, 07 April 2012

Akibat Keletihan Fisik

Massimiliano Allegri kembali menurunkan striker Antonio Cassano untuk pertama kalinya sejak jatuh sakit akhir tahun lalu, kendati hanya diturunkan beberapa menit di penghujung laga. Sayang, kembalinya Cassano tidak bisa dirayakan sebagaimana mestinya. Itu setelah I Rossoneri kehilangan tiga angka oleh tamunya, Fiorentina, lewat gol telat Amauri. Meskipun harus menghadapi Milan di hadapan publik San Siro, kata gentar sepertinya jauh dari kamus Fiorentina. Terbukti, skuad bertajuk La Viola justru mendominasi serangan di awal laga. Adem Ljajic dan Stevan Jovetic sempat membuka asa tim tamu dengan serangan cepatnya. Namun, peluang keduanya belum membuahkan gol.

Sementara, kubu tuan rumah mendapat peluang pertama mereka melalui tendangan bebas yang dieksekusi oleh Zlatan Ibrahimovic. Tendangan Ibra masih bisa ditepis oleh Artur Boruc, namun bola muntah segera disambar oleh Sulley Muntari, yang melepaskan tendangan voli. Namun, bola masih jauh dari sasaran. Memasuki menit ke-30, publik San Siro akhirnya bersorak ketika Ibra membawa tuan rumah unggul melalui titik putih. Wasit menghadiahkan penalti kepada Rossoneri setelah Maxi Lopez dijatuhkan di kotak terlarang oleh Matija Nastasic. Ibra tidak menyia-nyiakan kesempatan dan sukses menjebol gawang Boruc setelah tendangannya ke sisi kiri gagal diantisipasi oleh kiper Polandia.

Tertinggal satu gol, anak-anak asuh Delio Rossi semakin ‘panas’ dan berupaya menciptakan peluang untuk melepaskan gol balasan. Namun, upaya itu tidak bisa diwujudkan dengan mudah. Alih-alih, gawang Boruc justru kembali terancam melalui permainan cantik Maxi yang sukses melewati pengawalan pemain belakang Fiorentina. Sayang, penetrasi Maxi belum bisa menghasilkan gol setelah tendangannya melambung di atas mistar gawang. Babak pertama pun berakhir dengan keunggulan 1-0 untuk Milan. Namun, di awal babak kedua, Fiorentina berhasil bangkit dan menyamakan kedudukan. Sepakan pelan Jovetic sukses menaklukkan gawang Christian Abbiati dan mengubah skor menjadi 1-1. Milan berusaha kembali unggul dengan serangan Ignazio Abate dari sisi kanan. Menerima bola dari Antonio Nocerino, Abate berhasil melaju hingga ke depan kotak penalti. Sayang, Abate terlalu lama memainkan bola sehingga memberikan kesempatan bagi lini belakang La Viola untuk membendung serangannya.

Ketika kedua tim hampir dipastikan mengakhiri laga dengan hasil imbang, Fiorentina mengejutkan tuan rumah melalui gol telat Amauri, yang masuk menggantikan Ljajic di menit ke-77. Amauri berhasil memenangkan perebutan bola dengan Philippe Mexes sebelum akhirnya menaklukkan gawang Abbiati. Para punggawa Milan pun panik dan berupaya mencuri gol di masa injury time. Sayang, upaya anak-anak asuh Allegri berakhir sia-sia. Mereka pun harus merelakan Fiorentina merebut tiga angka. Dengan hanya keunggulan dua angka atas Juventus (62), Milan kini hanya bisa berharap klub asal Turin gagal menaklukkan tuan rumah Palermo pada laga malam nanti.

Susunan pemain Milan (4-3-1-2): Abbiati; Abate, Bonera, Mexes, Zambrotta (Cassano 84'); Nocerino, Ambrosini (Aquilani 53'), Muntari; Emanuelson ( Robinho 62'); Maxi Lopez, Ibrahimovic.
Cadangan: Amelia, Yepes, Gattuso, El Shaarawy 
Kartu kuning: Ambrosini, Bonera, Aquilani. 
Akumulasi Kartu: Ambrosini, Bonera, Aquilani.

Sabtu, 31 Maret 2012

Milan Ditahan Imbang Catania

Laju positif Capolista Serie A Italia AC Milan pekan ini harus tertahan. Sempat unggul terlebih dahulu berkat gol Robinho pada menit 34, Rossoneri harus puas membawa pulang satu poin karena ditahan Catania 1-1 di Stadio Angelo Massimino, Minggu (1/4) dinihari WIB.

Adalah bek tinggi menjulang milik Catania Nicolás Federico Spolli yang memaksa Milan harus kehilangan dua poin dan mengubur ambisi tim tamu membuka jarak tujuh poin di puncak klasemen. 

Catania memulai pertandingan dengan gemilang, mereka bahkan sudah mengancam gawang Milan pada menit keempat melalui Gonzalo Bergessio yang melepaskan tendangan keras yang masih menyamping dari sisi kanan.Milan tidak menunggu lama untuk balik menyengat, Urby Emanuelson bekerjasama apik dengan Antonio Nocerino untuk membongkar pertahanan lawan tetapi bola masih bisa diblok Juan Carrizo.

Serangan Il Diavolo seperti biasa bertumpu pada penyerang asal Swedia Zlatan Ibrahimovic, namun sebuah peluang yang dimilikinya masih bisa digagalkan kaki Carrizo. Sebelumnya Marco Motta memanjakan Bergessio dengan sebuah umpan manja yang diteruskan sebuah sundulan yang masih mengenai mistar. Tempo permainan kemudian menurun, kedua pihak lebih senang berlama-lama dengan bola di area sendiri. Akan tetapi, dalam sebuah serangan rapi, Milan mampu unggul terlebih dahulu berkat aksi apik Ibrahimovic.

Umpan dari kaki ke kaki pasukan Max Allegri akhirnya tiba dipenguasaan Ibra dengan membelakangi gawang. Kekuatan fisik Ibra terlihat nyata karena dia mampu menahan Nicola Legrottaglie sebelum memutar badan dan menyodorkan si kulit bundar ke arah Robinho yang kemudian menggetarkan gawang tuan rumah dari jarak dekat.Upaya Catania untuk menyamakan kedudukan di babak pertama selalu kandas namun mereka langsung mengancam di awal babak kedua. Sebuah bola liar dimanfaatkan Alejandro Gomez, namun lagi mereka harus menggigit jari.Tidak lama dari episode tersebut, Gomez berhasil mencetak gol memanfaatkan sentuhan Bergessio namun wasit menyatakan dia terlebih dahulu dalam posisi off-side meski dari tayangan ulang memperlihatkan pemain Argentina itu onside.

Jelang genap satu jam pertandingan berlangsung, Catania benar-benar menghukum Milan. Melalui skema sepak pojok, Legrottaglie berkesempatan mengoper bola pada Spolli yang kemudian menyamakan kedudukan.Di menit 64, Robinho nyaris membawa Milan unggul, tetapi bola masih bisa diselamatkan Govanni Marchese Catania persis sebelum bola melewati garis gawang.Sepuluh menit sebelum bubaran, Ibra sempat memperlihatkan kepiawaiannya di kotak penalti. Kemampuan menguasai bola diperlihatkannya saat menerima umpan silang namun sepakannya gagal menemukan target.Pertandingan berakhir dengan dramatis, kiper Catania lagi-lagi menggagalkan upaya Ibra, Mexes dan Kevin Prince Boateng di kotak penalti. Catania lalu lakukan serangan balik cepat yang nyaris membuahkan hasil namun Luca Antonini bisa meredam tendangan Mariano Izco.

Jarak Milan dan Juventus kini hanya terpaut lima poin, tetapi si Nyonya Tua berpeluang menipiskannya lagi jika mereka bisa menaklukkan tantangan Napoli. Catania sendiri menyegel peringkat ketujuh dengan 43 poin dan menjaga asa beraksi di Eropa musim depan.


Susunan pemain Milan (4-3-1-2): Abbiati; Bonera,  Mexes, Antonini; Aquilani (Maxi Lopez 85'), Ambrosini, Nocerino; Emanuelson (Prince 52'); Ibrahimovic, Robinho (El Shaarawy 73').
Cadangan: Amelia, Zambrotta, Yepes, Gattuso
Kartu kuning: Mexes, Ambrosini

Minggu, 25 Maret 2012

Ibrahimovic Menangkan Milan

Bertindak sebagai tuan rumah AC Milan langsung mengambil kendali permainan sejak menit pertama. Peluang emas pertama skuad Max Allegri didapat pada menit kesepuluh melalui tendangan bebas yang diambil oleh Zlatan Ibrahimovic, sayang eksekusinya masih dapat ditepis dengan gemilang oleh Maarten Stekelenburg. Milan terus memberi tekanan pada AS Roma yang mengandalkan serangan balik yang kerap merepotkan lini pertahanan Milan. Ibrahimovic kembali memperoleh peluang di menit ke-34, Ibra berada dalam posisi yang tepat untuk menyambut umpan Stephan El Shaarawy, sayang tandukannya masih terlalu lemah dan tepat ke arah kiper.Tujuh menit kemudian, Milan hampir saja membuka keunggulan apabila tendangan mendatar El Shaarawy tidak membentur tiang gawang. Sementara, Ibrahimovic dan Antonio Nocerino gagal memanfaatkan bola muntah.Menjelang turun minum, Roma secara mengejutkan berhasil mencetak gol dan mengubah kedudukan menjadi 1-0. Gol tersebut dicetak oleh Pablo Osvaldo yang membelokkan arah bola tendangan dari Daniele De Rossi dari luar kotak penalti.

Pada babak kedua, Milan langsung menekan pertahanan Roma untuk segera dapat menyamakan kedudukan. Pada menit ke-48, Shaarawy melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang masih mampu diantisipasi oleh Stekelenburg.Petaka untuk Roma terjadi lima menit setelah itu, Gabriel Heinze membuat kesalahan dengan mengangkat tangan saat memblok umpan silang pemain Milan. Bola akhirnya mengenai tangan Heinze yang berada di kotak terlarang, sehingga Milan mendapatkan hadiah penalti. Ibrahimovic yang menjadi algojo tidak menyiakannya untuk membuat kedudukan menjadi imbang 1-1. Setelah itu, Milan semakin gencar merepotkan lini pertahanan Roma. Pada menit ke-71, Ibrahimovic hampir mencetak gol keduanya andai saja Stekelenburg tidak melakukan penyelamatan gemilang dengan kakinya. Dua menit kemudian, giliran Sulley Muntari yang memberi ancaman, memanfaatkan kesalahan bek Roma, ia berhasil meloloskan diri dan melepaskan tendangan voli yang masih membentur mistar gawang.

Milan akhirnya berhasil membalikkan kedudukan menjadi 2-1 setelah Ibrahimovic berhasil menjebol gawang Stekelenburg untuk kedua kalinya. Lolos dari jebakan offside, Ibra hanya membutuhkan dua sentuhan untuk mengubah kedudukan, sentuhan pertama dilakukan untuk melewati kiper, dan sentuhan kedua melalui tandukannya ia berhasil menceploskan bola ke gawang Roma. Kedudukan 2-1 tersebut akhirnya tetap bertahan hingga wasit meniup peluit panjang. Kemenangan tersebut membuat Milan untuk sementara semakin menjauh dari kejaran Juventus yang kini tertinggal tujuh poin.


Susunan pemain Milan (4-3-1-2): Abbiati; Bonera, Thiago Silva (Zambrotta 10'), Mexes, Mesbah; Nocerino, Ambrosini,  Muntari; Emanuelson (Prince 55'); Ibrahimovic, El Shaarawy ( Aquilani 86')
Cadangan: Amelia, Nesta, Carmona, Seedorf
Kartu kuning:  Ibrahimovic, Mesbah, Muntari

Jumat, 23 Maret 2012

Lanjut Pertahankan Capolista

Milan kembali diuji di pekan ini, dengan Roma menjadi tim yang melawat ke San Siro. Menghadapi tim ibukota ini, Milan tak bisa menganggap remeh.Catat saja, dari lima laga di kandang sendiri, Milan kalah empat kali dari Roma. Bahkan sejak 2005, dari 13  pertemuan, Milan hanya bisa menang tiga kali. Dengan Juventus yang siap memberikan tekanan hingga akhir musim, Milan tahu mereka harus tampil tanpa kesalahan di laga nanti. Untungnya mental pemain Milan sedang bagus karena hasil positif yang mereka catat dalam beberapa laga terakhir.

Selain itu, komposisi skuad yang ada sekarang ini cukup menjanjikan untuk bisa meraih angka di kandang sendiri. Stephane El Shaarawy kemungkinan besar akan diduetkan dengan Zlatan Ibrahimovic, menyusul cedera yang dialami Alex Pato, Filippo Inzaghi dan Antonio Cassano. Sementara Maxi Lopez siap berada di bangku cadangan. Bagaimana pun kondisinya, Milan tetap harus melewati laga ini dengan memainkan laga sesuai kualitas sebagai tim yang menduduki capolista Serie A Italia hingga pekan ini. Sementara Roma juga bisa memainkan skuad terbaiknya, termasuk Francesco Totti yang sempat absen beberapa waktu lalu.


Perkiraan Line-up:
Formasi 4-3-1-2: Abbiati; Bonera, Thiago Silva, Mexes, Mesbah; Aquilani, Ambrosini, Nocerino; Emanuelson; Maxi Lopez, El Shaarawy.
Cadangan: Amelia, Zambrotta, Yepes, Nesta, Gattuso, Muntari, Ibrahimovic.
Cedera: Pemain Cedera
Akumulasi Kartu: Antonini

Minggu, 18 Maret 2012

Emanuelson Menangkan Milan

AC Milan berhasil menjauh dari kejaran Juventus setelah skuad Max Allegri tersebut menundukkan tuan rumah Parma dengan skor 2-0. Seperti yang diketahui, Milan kini unggul tujuh poin atas Juventus di posisi kedua klasemen sementara Serie A Italia. Parma tampil meyakinkan di awal babak pertama, mereka mampu menekan lini pertahanan AC Milan. Pada menit ke-11 kesalahan Cristian Abbiati hampir berakibat fatal, umpannya terlalu lemah berhasil dicuri oleh Sebastian Giovinco, namun sayang tembakannya masih melayang di atas mistar.Satu menit kemudian, Parma kembali mengancam gawang Milan. Kali ini tendangan spekulatif Jaime Valdes masih melenceng tipis di sisi kiri gawang Abbiati

Parma yang terus menekan harus rela kemasukan gol terlebih dahulu di menit ke-17, wasit menghadiahi Milan penalti setelah tembakan Emanuelson mengenai tangan bek Parma. Zlatan Ibrahimovic yang menjadi eksekutor mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Tiga menit kemudian, Milan hampir menggandakan kedudukan menjadi 2-0 apabila Antonio Mirante tidak berhasil menghalau bola tendangan bebas Ibrahimovic, Emanuelson juga gagal memanfaatkan bola muntah yang mengarah kepadanya. Pada menit ke-42 Thiago Silva hampir membuat kesalahan fatal, ia bermaksud membuang bola dengan menyundulnya namun bola hampir saja masuk ke gawangnya sendiri, beruntung masih terbentur mistar gawang. Satu menit kemudian, melalui serangan balik, Ibrahimovic berhasil lolos dari jebakan offside dan tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper, sayang kontrol bola Ibra tidak sempurna sehingga Mirante berhasil menghalau peluang tersebut.

Pada babak kedua, Ibra langsung menebar ancaman. Pada menit ke-52, ia kembali berhasil meloloskan diri dari penjagaan bek Parma, namun tendangannya kembali dapat dimentahkan oleh Mirante. Tiga menit kemudian, Milan akhirnya berhasil menggandakan kedudukan menjadi 2-0. Akselerasi Emanuelson dari lini tengah hingga berhadapan satu lawan satu dengan kiper berhasil diselesaikan dengan sempurna. Milan terus menekan dan tidak memberi Parma banyak peluang untuk menciptakan kesempatan mencetak gol. Pada menit ke-68, Ibrahimovic memiliki peluang lagi melalui tendangan bebas, dan kembali Mirante mampu mematahkan eksekusi striker asal Swedia tersebut. Di sisa pertandingan, Parma terus berusaha mencari gol melalui tendangan jarak jauh dan umpan-umpan silang. Namun, usaha Giovinco dan kawan-kawan selalu gagal sehingga kedudukan 2-0 tetap bertahan hingga pertandingan usai.

Susunan pemain Milan (4-3-1-2):  Abbiati; Zambrotta, Bonera, Thiago Silva, Antonini; Nocerino, Ambrosini, Muntari (Gattuso 90'); Emanuelson (Aquilani 86'); Ibrahimovic, El Shaarawy (Maxi Lopez 77')
Cadangan:  Amelia, Yepes, Mesbah, Inzaghi.
Kartu kuning: Antonini, Muntari
Akumulasi Kartu kuning: Antonini

Sabtu, 17 Maret 2012

Fokus Pertahankan Capolista

AC Milan dutuntut untuk bisa mengamankan poin penuh satu mengunjungi Ennio Tardini, markas Parma di pekan ke-28 Seri-A. Selisih 4 poin dengan Juventus yang berada di posisi kedua dirasa belum cukup aman dalam rangka perburuan scudetto ke-19 di musim ini.

Pelatih Massimiliano Allegri kembali menyiapkan Gattuso yang setelah pekan lalu gagal untuk bermain karena masalah pemulihan cederanya. Abate dan Robinho kemungkinan besar tidak akan diturunkan pada pertandingan ini karena keduanya mengalami cedera saat menjalani latihan bersama tim. Di lini belakang, Allegri akan menggeser Bonera yang biasanya bermain sebagai bek tengah ke bek kanan untuk meggantikan posisi yang ditinggalkan Abate. Antonini bisa menjadi alternatif lain jika Bonera ditempatkan di tengah. Yepes kemungkinan akan bahu-membahu dengan Thiago Silva di jantung pertahanan.

Sementara di lini tengah, van Bommel diistirahatkan pada pertandingan ini. Aquilani mungkin siap bermain untuk menggantikan Muntari, Ambrosini menempati posisi yang ditinggalkan van Bommel. Di lini depan kemungkinan besar El Shaarawy akan mendampingi Ibrahimovic untuk menggedor pertahanan lawan dan dibelakangnya disokong oleh Emanuelson.

Perkiraan Line-up:
Formasi 4-3-1-2: Abbiati; Bonera, Thiago Silva, Yepes, Mesbah; Nocerino, Ambrosini, Aquilani; Emanuelson; Ibrahimovic, El Shaarawy.
Cadangan: Amelia, Antonini, Zambrotta,Gattuso, Muntari, Maxi Lopez, Inzaghi.
Cedera: Pemain Cedera
Hukuman: Mexes

Senin, 12 Maret 2012

Selisih Poin Semakin Melebar

AC Milan berhasil memperlebar selisih poin mereka terhadap pesaing utama mereka dalam perburuan scudetto, Juventus menjadi 4 poin setelah pada giornata ke-27 kemarin Milan mengalahkan Lecce dengan skor 2-0. Di sisi lain Juventus hanya mampu bermain imbang tanpa gol kala menghadapi Genoa.

Pasukan Merah-Hitam memulai babak pertama dengan baik, 7 menit di awal babak Nocerino langsung mencatatkan namanya sebagai pencetak gol setelah menerima umpan cantik dari Ibrahimovic. Itu merupakan gol ke-9 Nocerino di Liga musim ini. Il Rossonerri terus menggempur pertahanan Lecce yang dikawal kiper, Benassi tapi beberapa kali peluang Milan berhasil digagalkan oleh penampilan apik kiper tersebut. Lecce juga sempat menyerang lewat serangan balik, namun hal itu masih bisa diamankan oleh barisan pertahanan Milan.

Di babak kedua Lecce berusaha mengejar defisit satu gol dengan melakukan tekanan ke pertahanan Milan. Namun di menit 64' Milan berhasil menambah gol melalui tendangan keras Ibrahimovic dari luar kotak penalty setelah memanfaatkan umpan heading Emanuelson. Skor 2-0 untuk keunggulan Milan. Milan semakin bersemangat untuk memperbesar keunggulan namun sampai peluit akhir dibunyikan, skor tetap tidak berubah.

Susunan pemain Milan (4-3-1-2): Abbiati, Abate, Thiago Silva, Bonera, Antonini, Nocerino, van Bommel, Muntari (Aquilani 62'), Emanuelson, Robinho (El Shaarawy 78'), Ibrahimovic
Cadangan: Amelia, Yepes, Zambrotta, Ambrosini, Inzaghi
Kartu kuning: Ibrahimovic

Minggu, 11 Maret 2012

Kesempatan Memperlebar Jarak

AC Milan akan menjamu Lecce dalam lanjutan pekan ke-27 Liga Italia Seri-A (11/03/2012). Milan saat ini berada di puncak klasmen dengan mengemas 54 poin, unggul 2 poin atas Juventus di bawahnya (Lihat Klasmen). Sementara Lecce berada di peringkat tiga dari bawah dengan mengemas 25 poin dan berjuang untuk menjahui zona degradasi.

Pada pertandingan kali ini, Gattuso sudah disiapkan karena sudah pulih dari cederanya dan kemungkinan dia berada di bangku cadangan. Sementara itu Maxi Lopez, Kevin-Prince Boateng, dan Alessandro Nesta kemungkinan sudah bisa bermain pada pekan selanjutnya. Pelatih, Masimilianno Allegri mungkin akan menurunkan Aquilani sejak menit awal untuk memberi waktu istirahat bagi Nocerino. Aquilani sudah sembuh dari cederanya dan telah bermain pada pertengahan pekan kemarin saat melawan Arsenal di Liga Champions. Di lini belakang, Bonera kemungkinan besar akan menemani Thiago Silva di jantung pertahanan. Sementara Antonini kondisinya masih harus dievaluasi hingga saat ini.

Milan harus bermain maksimal dan pantang untuk meremehkan Lecce pada pertandingan kali ini meskipun di helat di San Siro. Walau berada di papan bawah klasmen, Milan tetap harus mewaspadai Lecce, karena biasanya tim-tim kecil bermain lepas dan  penuh semangat serta selalu menyulitkan tim besar ketika bermain. Pada putaran pertama kemarin saat melawat ke kandang Lecce, Milan sempat tertinggal 3 gol lebih dahulu di babak pertama sebelum mampu menang dramatis dengan skor 4-3 di akhir pertandingan.

Perkiraan Line-up:
Formasi 4-3-1-2: Abbiati; Abate, Thiago Silva, Bonera, Mesbah; Nocerino, Ambrosini, Muntari; Emanuelson; Ibrahimovic, Robinho.
Cadangan: Amelia,Yepes, Zambrotta, Aquilani, van Bommel, El Shaarawy, Inzaghi.
Cedera: Pemain Cedera
Hukuman: Mexes

Sabtu, 10 Maret 2012

Musim Depan Seri-A Tampil Lebih Awal

Otoritas sepakbola Italia mempertimbangkan menggelar giornata perdana 2012/13 lebih awal untuk memberikan peluang lebih bagi klub Serie A di kancah Eropa.

Seperti dilansir Il Corriere dello Sport, terdapat kemungkinan bahwa laga perdana Serie A musim depan digelar lebih awal dari biasanya, yakni antara tanggal 19 atau 22 Agustus.
Pertimbangan ini diambil otoritas sepakbola Italia dengan tujuan memberikan peluang lebih baik bagi klub-klub Negeri Piza di kejuaraan level Eropa.
Representatif Serie A umumnya meraih hasil kurang bagus di permulaan musim Liga Champions ataupun Liga Europa karena "mesin" mereka belum panas dibandingkan kontestan dari negara lain yang memutar liganya lebih awal.

Bila kick-off giornata perdana Serie A 2012/13 diputuskan jatuh Rabu, 22 Agustus, maka itu akan menjadi kali pertama Liga Italia membuka kompetisi di pertengahan pekan.
Pertandingan perdana kompetisi musim ini sendiri, yang dijadwalkan pada 28 Agustus 2011, harus ditunda akibat aksi mogok para pemain.

Minggu, 04 Maret 2012

Milan Tampil Luar Biasa

AC Milan kembali tampil dengan semangat tinggi, setelah di pekan lalu membantai Arsenal 4-0 di Liga Champions kini pasukan Massimiliano Allegri membantai tuan rumah Palermo dengan skor yang sama pada lanjutan pekan ke-26 Seri-A Italia. Ibrahimovic yang absen di tiga pertandingan mengamuk dengan mencetak hattrick pada pertandingan ini.

Di menit awal babak pertama, Palermo langsung menekan pertahanan Milan, namun berkali-kali serangan pemain Palermo masih bisa diamankan oleh lini pertahanan Milan yang tampil tanpa Mexes dan Nesta. Milan juga tampil menyerang dan mendapat peluang melalui Emanuelson dan Muntari. Ibrahimovic dengan mudah mencetak gol di menit ke-21 setelah memanfaatkan umpan Robinho. Palermo langsung kembali menyerang untuk memperkecil ketertinggalan, namun 10 menit berselang lagi-lagi Ibrahimovic mencetak gol melalui umpan Robinho. Palermo tampak kesulitan menembus pertahan Milan karena Milan bermain disiplin dan begitu efektif dalam melakukan serangan balik. 4 menit berselang Ibrahimovic kembali mencetak gol, kali ini giliran Emanuelson yang memberi umpan. Palermo tidak menyerah dan tetap berani keluar menyerang. Sampai turun minum skor 3-0 untuk keunggulan Milan.

Di awal babak kedua, Ibra hampir saja mencetak golnya yang keempat, namun tendangannya masih bisa diamankan oleh Viviano. Di menit ke 58' gol Thiago Silva memperlebar keunggulan Milan menjadi 4 gol lewat umpan El Shaarawy. Palermo berusaha bangkit dari ketertinggalan namun peluang demi peluang masih bisa digagalkan oleh Abbiati. Di menit-menit akhir pertandingan, lini belakang Palermo harus bekerja keras untuk mengawal pergerakan Ibra. Inzaghi yang masuk menggantikan Robinho 8 menit sebelum laga berakhir hampir saja membuat gol, namun masih offside. Wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

Dengan kemenangan ini, Milan masih tetap berada di puncak klasmen, sedangkan Palermo harus menerima kekalahan dua kali beruntun. Ibrahimovic menjadi salah satu pemain yang tampil luar biasa dengan mencetak tiga gol pasca menjalani hukuman larangan bermain selama 3 pertandingan.


Susunan pemain Milan (4-3-1-2): Abbiati, Abate, Thiago Silva, Bonera, Antonini (Mesbah 46'), Nocerino, Ambrosini, Muntari, Emanuelson (El Shaarawy 54'), Robinho ( Inzaghi 82'), Ibrahimovic
Cadangan: Amelia, Yepes, Zambrotta, van Bommel

Jumat, 02 Maret 2012

Tetap Pertahankan Puncak Klasmen

AC Milan akan bertandang ke Renzo Barbera, kandang Palermo dalam lanjutan pekan ke-26 Seri-A Italia. Laga ini tidak akan mudah bagi Milan karena lini belakang Milan, khususnya pada posisi bek tengah kembali harus kehilangan beberapa pemain setelah Mexes harus menjalani larangan tiga kali pertandingan. Nesta kemungkinan tidak bisa dimainkan pada laga ini karena kondisinya masih meragukan, demikian juga dengan Yepes seusai membela negeranya. Praktis, di posisi tersebut Allegri kemungkinan akan menduetkan Bonera-Thiago Silva.

Di sisi lain, Gattuso dan Flamini sudah menjalani latihan bersama tim namun keduanya kemungkinan tidak disiapkan untuk pertandingan melawan Palermo. Sementara itu striker andalan, Ibrahimovic kembali akan bermain pada pertandingan ini setelah menjalani hukuman larangan bermain. Namun di lini depan, Pato harus kembali ke meja perawatan karena cedera.

Jika Milan bisa mempertahankan permainan terbaik mereka saat melawan Palermo, bukan tidak mungkin tiga poin akan didapat meskipun berdasarkan statistik Milan selalu kesulitan ketika melawan Palermo di kandang. Allegri kemungkinan tetap menurunkan pemain terbaiknya walau di pertengahan pekan setelah laga ini Milan harus terbang ke London untuk menghadapi Arsenal di Leg ke-2 Liga Champions.

Perkiraan Line-up:
Formasi 4-3-1-2: Abbiati; Abate, Thiago Silva, Bonera, Antonini; Nocerino, van Bommel, Muntari; Emanuelson; Ibrahimovic, Robinho.
Cadangan: Amelia, Mesbah, Yepes, Zambrotta, Ambrosini, El Shaarawy, Inzaghi.
Cedera: Pemain Cedera
Hukuman:Mexes

Mexes Absen di Tiga Pertandingan

Bek tengah Milan asal Prancis, Philippe Mexes dijatuhi hukuman tidak bisa bermain selama tiga pertandingan karena terbukti memukul Marco Borrielllo dalam pertandingan minggu kemarin. Akibatnya, Milan harus mencari solusi atas masalah tersebut karena di posisi tersebut hanya ada Bonera dan Yepes yang kemungkinan bisa dimainkan, sementara Nesta masih harus menjalani pemulihan atas cederanya.

Jelas hal tersebut merugikan Milan, karena stok pemain tidak banyak akibat pemain yang cedera. Sadar akan hal tersebut, Mexes meminta maaf pada rekan setim, Borriello, dan wasit Tagliavento yang memimpin pertandingan tersebut. Mexes harus absen dalam laga melawan Palermo, Lecce, dan Parma.

Senin, 27 Februari 2012

Milan Dan Juventus Masih Berlanjut

Pertandingan pekan ke-25 Seri-A antara Milan dan Juventus berakhir sama kuat 1-1, tapi perseteruan dua tim sebagai calon terkuat peraih gelar scudetto musim ini tidak berhenti di situ. Soal hasil kontroversi pada laga tersebut, melalui media Milan menegaskan bahwa mereka layak menang jika saja gol Muntari disahkan oleh wasit. Juventus pun mengganggap skor pertandingan tidak akan berubah jika gol Matri disahkan oleh wasit.

Perseteruan tersebut berlanjut pada Komisi Disiplin Liga Italia. Keputusan akan dikeluarkan pada hari Senin waktu setempat terkait masalah pada pertandingan tersebut. Bek Milan, Mexes terancam bisa terkena hukuman larangan tiga pertandingan karena terlihat meninju rusuk Borriello pada tayangan video. Milan mengganggap mantan pemain mereka, Pirlo menyikut van Bommel dalam dua kali kesempatan.Sementara Juventus menggunakan rekaman video untuk mejerat Muntari karena beberapa kali mengasari Lichtsteiner. Ambrosini dan Chiellini yang terlibat perang kata-kata pasca pertandingan beserta Conte serta Galliani yang berargumen karas pada pertengahan babak bisa saja dijatuhi hukuman.

Minggu, 26 Februari 2012

Bukan (Hasil) Yang Sesungguhnya

Terlepas dari keputusan kontroversi yang dibuat wasit dan hakim garis atas gol Muntari yang dianulir dan gol Matri. Pertandingan antara Milan kontra Juventus tetap merupakan pertandingan besar antara dua klub kadidat terkuat untuk meraih gelar scudetto musim ini. Pertandingan ini berjalan panas dan ketat, tercatat tujuh kartu kuning dan satu kartu merah harus dikeluarkan wasit untuk kedua klub.

Milan yang bertindak sebagai tuan rumah langsung tampil menyerang dan di menit ke 14' Nocerino mampu membobol gawang Juventus yang dijaga Buffon dengan tendangan kerasnya, bola membentur Bonucci dan berbelok arah sehingga tidak bisa diantisipasi oleh Buffon. Milan semakin bersemangat dalam menggempur pertahanan Juventus. Di menit ke 25' sundulan Muntari yang jelas telah melewati garis gawang sebelum mampu ditepis keluar oleh Buffon tidak disahkan oleh wasit dan hakim garis yang berada di sisi kanan hanya diam. Pertandingan terus berjalan dan Estigarribia hampir saja meyamakan kedudukan melalui serangan balik cepat, andai Abbiati tidak bisa menepis bola.

Setelah turun minum, Juventus memcoba membongkar ketatnya pertahanan Milan dengan memasukan Pepe sementara Allegri mengganti Pato yang tampil tidak terlalu bagus karena baru pulih dari cedera dengan El Shaarawy. Juventus mendapatkan peluang melalui Quagliarela dan Vucinic, namun penampilan gemilang Abbiati mampu menjaga gawang Milan tetap aman. Akhirnya Matri mencetak gol untuk menyamakan kedudukan di menit 83' setelah sebelumnya golnya dianulir oleh wasit karena masalah offside. Pertandingan semakin panas setelah Vidal diusir wasit karena melakukan pelanggaran terhadap van Bommel. Sampai peluit akhir dibunyikan, skor tetap 1-1 antara AC Milan melawan Juventus.

Susunan pemain Milan (4-3-1-2): Abbiati, Abate, Mexes, Thiago Silva, Antonini, Nocerino, van Bommel, Muntari, Emanuelson (Ambrosini 72'), Robinho, Pato (El Shaarawy 46')
Cadangan: Amelia, Bonera, Yepes, Zambrotta, Inzaghi
Kartu Kuning: Thiago Silva, Mexes, Muntari
Akumulasi Kartu: Muntari

Sabtu, 25 Februari 2012

Head to Head Pemain











Berikut perbandingan  statistik pemain antara kedua tim*

1. Kiper:
    Christian Abbiati                   Gianluigi Buffon
    Usia: 34 tahun                       Usia: 34 tahun
    Main/menit: 18/1575             Main/menit: 21/1890
    Kebobolan: 18                       Kebobolan: 11
    Rating: 6,56                           Rating: 7,07

2. Bek:
    Thiago Silva                          Giorgio Chiellini
    Usia: 27 tahun                       Usia: 27 tahun
    Main/menit: 22/1923             Main/menit: 22 /1946
    Kartu Kuning/merah: 1/-       Kartu Kuning/merah: 5/-
    Rating: 7,36                           Rating: 7,56

3. Gelandang:
    Antonio Nocerino                 Andrea Pirlo
    Usia: 26 tahun                       Usia: 32 tahun
    Main/menit: 22/1866             Main/menit: 22/1965
    Gol/assist: 7/-                        Gol/assist: 1/7
    Rating: 6,96                           Rating: 7,60

4. Striker:
     Robinho                               Mirko Vucinic
     Usia: 28 tahun                      Usia:28 tahun
    Main/menit: 19/1137             Main/menit: 18/1256
    Gol/assist: 4/4                       Gol/assist: 3/3
    Rating:7,05                            Rating: 6,98

Data statistik berdasarkan soccernet espn, transfermarkt, dan whoscored

Jumat, 24 Februari 2012

Pertandingan Kepantasan Peraih Scudetto

Di pekan ke-25 AC Milan harus berhadapan dengan Juventus, rival dan pesaing terberat mereka dalam perburuan scudetto di musim ini.. Jika melihat pada posisi klasmen sementara, Milan unggul satu poin atas Juventus di posisi kedua dengan catatan Juventus masih meyimpan satu pertandingan tunda. Banyak yang menyebut pertandingan ini sebagai penentu peraih gelar scudetto di musim ini, karena kedua tim merupakan kadidat terkuat penyandang gelar Liga Italia di musim ini meski pertandingan masih menyisakan 13 pertandingan lagi.

Walaupun dalam dua pertemuan sebelumnya Milan selalu kalah saat menghadapi Juventus baik di Liga (2-0) maupun di Coppa (2-1), tapi di pertandingan kali ini Milan lebih difavoritkan untuk menang. Optimisme dan semangat masih menghinggapi kubu Milan setelah mampu menang dramatis kala bertandang ke Udinese dan mampu menang telak 4-0 atas Arsenal di Liga Champions. Sayangnya laga ini terasa kurang spesial tanpa kehadiran penyerang andalan sekaligus topscorer, Zlatan Ibrahimovic. Milan yang mengajukan banding atas hukuman tiga pertandingan Ibrahimovic tetap tidak mengubah keadaan, Ibra tetap harus menjalani larangan tampil di tiga pertandingan.

Di Il Grande Partita ini, Milan juga tidak akan diperkuat Kevin-Prince Boateng dan Maxi Lopez yang masih cedera dan beberapa pemain lain yang masih menjalani pemulihan cederanya. Massimiliano Allegri kemungkinan akan mengandalkan Robinho, El Shaarawy, Inzaghi, dan Pato yang telah siap kembali bermain. Di lini tengah kemungkinan besar Muntari dan Emanuelson, yang pekan lalu keduanya mencetak gol akan bermain sejak menit awal. Di lini belakang kemungkinan Nesta akan menggeser posisi Mexes untuk berduet dengan Thiago Silva di jantung pertahanan. (Lihat Head to Head Pemain)

Pertandingan ini diprediksi akan berjalan ketat dan menarik serta sarat emosi dan gengsi karena kedua tim sama-sama akan menunjukkan permainan terbaiknya dan akan membuktikan siapa yang lebih pantas menyandang gelar scudetto di musim ini. Milan tentunya akan bermain dengan kekuatan mereka meskipun sejumlah pemain banyak yang absen dan Milan akan berusaha memperbaiki rekor pertandingan mereka atas Juventus di musim ini sekaligus memecahkan rekor tak terkalahkan Juventus di musim ini. Siapa yang lebih layak menyandang gelar scudetto? Kita lihat nanti....

Perkiraan Line-up:
Formasi 4-3-1-2: Abbiati; Abate, Thiago Silva, Nesta, Antonini; Nocerino, van Bommel, Muntari; Emanuelson; Pato, Robinho.
Cadangan: Amelia, Bonera, Mexes, Zambrotta, Ambrosini, El Shaarawy, Inzaghi.
Cedera: Pemain Cedera
Akumulasi Kartu: Ibrahimovic

Minggu, 19 Februari 2012

Milan Kembali Amankan Capolista

AC Milan kembali menggeser Juventus yang di hari sebelumnya berada di puncak klasmen dengan keunggulan satu poin. Kemenangan di kandang Cesena 1-3 membuat Il Diavolo Rosso kini berada di puncak klasmen sementara (Lihat Klasmen), unggul satu poin atas Juventus di posisi kedua yang masih memiliki "tabungan" satu laga tunda.

Tanpa diperkuat sejumlah pemain yang absen, pasukan Massimiliano Allegri tampil dominan atas tuan rumah Cesena. Sejak menit awal pertandingan, Milan langsung menekan dan menggempur pertahanan Cesena. Muntari yang memulai laga debutnya bersama Milan berhasil mencetak gol di menit ke-29' usai memanfaatkan bola rebound hasil tendangan bebas Thiago Silva. Giliran Emanuelson yang menambah keunggulan Milan menjadi 2-0 di menit 31' setelah tendangan kerasnya dari luar kotak penalty tidak bisa ditepis oleh Antonioli.

Sembilan menit setelah turun minum, Milan kembali memperlebar keunggulan setelah Robinho berhasil mengoyak gawang Cesena untuk yang ketiga kalinya. Cesena berusaha mengejar ketertinggalan dengan terus menekan pertahanan Milan. Akhirnya di menit 65' Cesena memperkecil skor menjadi 1-3 setelah Pudil berhasil melesakkan bola ke gawang Abbiati. Di menit-menit akhir pertandingan Cesena terus berusaha memperkecil skor tapi sampai pertandingan berakhir skor tetap tidak berubah, 1-3 untuk kemanangan Milan.

Susunan pemain Milan (4-3-1-2): Abbiati, Abate, Thiago Silva, Bonera, Mesbah, Nocerino, Ambrosini (van Bommel 51'), Muntari, Emanuelson, Robinho (El Shaarawy 77'), Maxi Lopez (Inzaghi 90')
Cadangan: Amelia, Antonini, Yepes, Zambrotta
Kartu Kuning: Muntari

Sabtu, 18 Februari 2012

Amankan Kembali Puncak Klasmen

AC Milan dituntut untuk kembali menang pada giornata ke-24 ini, karena di hari sebelumnya Juventus meraih poin penuh saat melawan Catania. Juventus kini unggul 2 poin atas Milan dan menggeser Milan ke posisi kedua klasmen sementara. Saat berkunjung ke markas Cesena pada pekan ini, pasukan Massimiliano Allegri siap kembali meraih kemenangan demi merebut kembali posisi puncak klasmen setelah turun satu tingkat. Di laga ini, Milan kemungkinan tidak diperkuat oleh Mexes yang sempat sedikit mengalami gangguan hamstringnya saat menjalani latihan bersama tim. Boateng dan Pato yang kemarin diturunkan di partai Liga Champions melawan Arsenal kemungkinan tidak diturunkan oleh Allegri. Pertandingan ini merupakan laga kedua Milan tanpa Ibrahimovic yang terkena larangan tampil dua pertandingan. Maxi Lopez kemungkinan bisa tampil sejak menit awal karena di pertandingan sebelumnya melawan Udinese, Maxi bermain bagus dengan mencetak satu gol dan satu asssist. Allegri kemungkinan bisa memainkan pemain baru, Muntari yang sejak ditransfer di bulan  Januari lalu belum sekalipun bermain karena tampil membela negaranya di Piala Afrika. Pertandingan ini tidak akan mudah karena bermain di kandang Cesena dan Cesena sedang dalam performa yang menanjak setelah di pekan lalu membantai Genoa 4-0.


Perkiraan Line-up:
Formasi 4-3-1-2: Abbiati; Abate, Bonera, Thiago Silva, Mesbah; Emanuelson, Ambrosini, Nocerino; Muntari; Maxi Lopez, Robinho.
Cadangan: Amelia, Yepes, Zambrotta, Antonini, van Bommel, El Shaarawy, Inzaghi.
Cedera: Pemain Cedera

Nonton Langsung Pertandingan Cesena v AC Milan (19 Februari 2012, 21:00 WIB)